Sirup Galoba Tahalolo Asal Desa Roho, Dari Diminati Kapolda Maluku Hingga Dipamerkan di Bengkulu

Selasa, 07 Jan 2020 | 09:16:19 WIB - Oleh Team Siwangi


Sirup Galoba Tahalolo Asal Desa Roho, Dari Diminati Kapolda Maluku Hingga Dipamerkan di Bengkulu

MASOHI, LIPUTAN.CO.ID-Negeri Roho merupakan Negeri yang di kelilingi oleh alam yang masih terjaga. Hasil alam Negeri Roho banyak di terisi dengan berbagai jenis tanaman yang berkembang biak sendiri dan yang diadakan oleh masyarakat juga.

Dari berbagai hasil alam yang terdapat, satu jenis tumbuhan yang disebut sebut buahnya bisa menyembuhkan penyakit HIV AIDS, yaitu buah galoba (Honje).

Di Negeri Roho terdapat tiga Jenis Honje dimana satu jenis tersebut banyak populasinya di hutan pulau Seram Maluku yang belum dikenal dan belum di olah secara baik berdasarkan khasiat yang di ketahui oleh masyarakat setempat.

Negeri Roho berada di sebelah barat Kecamatan Seram Utara, Kabupaten Maluku Tengah, Provinsi Maluku. Sebagian besar masyarakatnya berprofesi sebagai pekebun Kacang, jagung durian, Kopra asap dan tanaman lainnya.

Sejak dahulu kala buah galoba (Honje) ini hanya di konsumsi dengan manual dimana isi buah tersebut di celup ke air hangat dan langsung dikomsumsi.

Tim Penggerak PKK Desa Roho diketuai Nengsi Berasa, mulai mengumpul informasi terkait dengan peningkatan mutu pruduksi usaha dan didampingi juga oleh ketua TP PKK Kecamatan Seram Utara F. Al idrus.

Pihak Negeri Roho mulai kembangkan buah galoba menjadi sirup dengan nama merk sirup galoba tahalolo pada tahun 2019 dengan memanfaatkan ketersediaan dana desa, masyarakat setempat berinovasi mengolah buah galoba menjadi sirup.

Pendaping Desa Roho, Bakri Sella mengatakan pihaknya terus mendorong penciptaan inovatif di Desa yang ia bertugas disana salah satunya memanfaatkan galoba untuk dibuat produk sirup.

“Pada tahun anggaran 2019 Lewat hasil Musrembang Negeri diusulkan kegiatan Pengelolaan Pangan Lokal Oleh Kelompok PKK Negeri Roho. KemudianTP PKK menguji coba produksi Sirup Galoba dengan memanfaatkan dunia internet,” ujar Sella beberapa waktu lalu.

Dengan program TP PKK Kecamatan di adakan kegiatan pameran pangelolaan pangan lokal untuk di lombakan di tingkat kecamatan dan dilanjutkan dengan pameran ke tingkat kabupaten.

Alhasil pameran di tingkat Kabupaten ternyata membawa perhatian dari pengunjungan yang datang sehingga usaha ini lebih didalami lagi.

“Pada musrembang tahun anggarn 2020 masyarakat menggungulkan Peningkatan Produksi Unggulan Negeri yaitu Produksi galoba tahalolo sebagai prioritas kegiatan,” jelasnya.

Dijelaskan hasil usaha ini sangat di minati banyak orang diantaranya petinggi petinggi di level Provinsi yang mana salah satunya adalah Kapolda Maluku.

“Bapak Kapolda Maluku Irjen Pol. Drs. Royke Lumowa dalam satu bulanya memesan 10 Botol Sirup Galoba Tahalolo;” ungkap Sella.

Sejak pengembangan usaha ini dilaksanakan ibu-ibu TPP PKK sudah lebih memiliki kegiatan yang meningkatkan ekonomi. Dengan adanya usaha tersebut masyarakat kini lebih melestarikan tanaman tumbuh liar, guna untuk memenuhi kebutuhan pasaran.

“Usaha ini juga menghasilkan omset yang luar biasa dimana dengan pengangaran yang terbatas karna temuan baru namun dapat menambah biaya pemenuhan belanja kehidupan hari-hari,” pungkasnya.

Diungkapkan, hasil kerja telah terekspos sampai ke luar Provinsi Maluku, itu terbukti hasil produksi Sirup Galoba ini di bawakan mewakili Kabupaten Maluku Tengah dalam kegiatan pameran produk unggulan di Provinsi Bengkulu.

Tak hanya itu, buah Galoba yang tadinya hanya di pakai sebagai salah satu bumbu masak kini di tingkatkan menjadi Sirup yang berkhasiat memperlancar BAB, Vitalitas Pria dll.

Jika ingin membeli produk Sirup Galoba Tahalolo anda dapat berkunjung ke Desa Roho atau ingin memesan bisa dapat menghubungi Kepala Pemerintah Negeri/Desa Roho Jefri Maoky, Nomor kontak 082397402857 atau bisa juga menghubungi Pengelola Kelompok  usaha, Nengsi Barasa nomor kontak 082199636948.